Rute Perjalanan Asia Tenggara II

캡처1

Jalan-jalan liburan musim dingin 2014 ini adalah di negara-negara Asia Tenggara lagi. Alasannya karena duit saya ya cukupnya kesitu aja. Kali ini saya nggak jalan-jalan solo tapi ditemani temen saya yang “virgin” ke luar negeri. Maksudnya ya dia baru pertama kali ini jalan-jalan keluar Indonesia. Kalo “virgin” dengan arti yang satunya si, biar tanya langsung ke dia aja ya #gapenting.

Postingan kali ini saya cuman bakal ngasi tau soal rute kita. Saya akui rute ini bukan rute terbaik dalam arti ada rute lain yang lebih baik. Alasan kita buat rute seperti ini adalah berubahnya plan perjalanan kita seiring waktu. Anyway, kalo mo ikutin ya yuk mari.

Singapura
Jadi kita berdua ketemu di Singapura nih. Saya dari Korea naik Scoot (saya baru pertama kali denger airline ini) transit di Taipei dengan harga KRW 187,000. Teman saya dari Balikpapan (transit di Jakarta), dia naik Sriwijaya yang di cancel (and he did not know that) jadi harus nombok IDR 400,000 (total IDR 800,000) naik garuda ke Jakarta, dari Jakarta naik Valuair (JetStar) dengan harga tiket IDR 350,000. Singapura mah, ya pasti tau lah dari ribuan blog yang lain atau buku panduan. Kita disini cuman tinggal selama 2 hari (kalau saya 3 hari).

Singapura – Cebu, Filipina (Cebu Pacific: SGD 183,9 per 2 orang)
Nah, awal rencana kita si tadinya nggak ke Cebu karena alasan waktu dan duit. Tadinya kita cuman mau pergi ke Manila dan pulau Palawan. Tapi karena si Ardi sudah saya racuni dengan berenang bareng ikan hiu di Cebu maka di gantilah rencana kita. Jadilah kita pesan pesawat Manila – Cebu – Manila terus Manila – Palawan – Manila. Eh ternyata kita malah dapat tiket lebih murah langsung ke Cebu bukan ke Manila dulu, jadi tiket Manila – Cebu nggak kita pake. Cuman 12 dolar sih, but still. Tapi it turned out to be great kok, soalnya kita malah punya lebih banyak waktu di Cebu. Kita habisin 3 hari di Cebu. And we did swim with whaleshark!

Cebu, Filipina – Manila, Filipina (AirAsia Zest: USD 30 per 2 orang)
Kayaknya cuman sehari di Manila is a good choice deh. It is just another crowded metropolitan city. Perlu diingat, seperti halnya di Indonesia, di Filipina juga musti bayar pajak bandara terpisah.

Manila, Filipina – Puerto Princessa, Filipina (AirAsia Zest: USD 32 per 2 orang)
Puerto Princessa ini adalah entry portnya Palawan. Tujuan kita sebenarnya adalah El Nido, sekitar 9 jam dari Puerto Princessa. Ini adalah highlight dari perjalanan kita di Filipina.

Puerto Princessa, Filipina – Kuala Lumpur, Malaysia (AirAsia Zest: USD 80 per 2 orang)
Transit di Manila untuk beberapa jam. Di Kuala Lumpur kita habisin 2 hari saja. I know there is nothing much to see soalnya saya sudah pernah kesini sebelumnya. Nah, disinilah saya dan Ardi berpisah. Dia balik ke Balikpapan dan saya lanjut travel.

Kuala Lumpur, Malaysia – Yangon, Myanmar (AirAsia: PP MYR 298 per 1 orang)
Sepertinya harus makan dulu sebelum terbang. Longer than expected. Kinda think kalau kesini cuman ngeliat Shwedagon Pagoda udah puas.

Yangon, Myanmar – Bagan, Myanmar 
Naik bus malam kesini. Rada kesulitan nyari guesthouse dan cape banget habis naik bus, plus harus menghadapi orang-orang yang nawarin tuk-tuk mereka sambil maksa. Better book in advance. But Bagan was awesome!

Bagan, Myanmar – Balikpapan, Indonesia
Tentu saja nggak direct flight. Tapi pergi ke Yangon terus Kuala Lumpur terus ke Balikpapan. Yes, it was a very long journey.

_lucky77_

Iklan

4 pemikiran pada “Rute Perjalanan Asia Tenggara II

Tulis balasan kamu ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s