Rute Perjalanan Asia Tenggara

Saya jalan-jalan (moto-moto) ke Asia Tenggara ini bulan Januari 2013. Saya mengunjungi kurang lebih 7 kota dalam 4 negara selama 22 hari. Di postingan ini juga saya tulis beberapa pengeluaran berhubungan dengan transportasi (yang saya ingat >.<).
asiatenggara

Incheon, Korea Selatan – Ho Chi Minh City, Vietnam (13 – 16)

Kalau di banding Korea sih semuanya disini serba murah. Kayaknya di banding dengan Indonesia juga semuanya disini murah deh. Makan aja saya cuman keluar USD 1 untuk seporsi pho Vietnam. 3 hari disini cukup banget, kok. Kecuali kalau mau ke daerah-daerah lain dekat Ho Chi Minh City.

Ho Chi Minh City, Vietnam – Phnom Penh, Kamboja (16 – 19)

Dari Ho Chi Minh City saya naik bis ke Phnom Penh. Denger-denger sih banyak bis dari berbagai perusahaan. Tapi saya baca yang paling terpercaya dan ternyaman adalah Mekong Express. Harus beli tiketnya in advance soalnya katanya cepat habis gitu. Saya bayar USD 13 untuk bus ini, denger-denger sih ada yang lebih murah, tapi servisnya ya gitu deh. Perjalanan makan waktu 6 jam gitu. Di bis sudah dapat air botol sama snack. Bakal ada sekali berenti untuk makan siang dan untuk melewati batas negara. Serunya lagi, bis inilah yang bakal ngurus paspor kita, jadi kita tinggal turun, jalan ke kantor imigrasi perbatasan, tunggu di panggil nama kita, terus ambil paspor, keluar dan naik bis lagi. Untuk orang Indonesia nggak di pungut biaya apa-apa, kok. Hehehe.
Photo 13. 1. 16. 오후 2 15 38

Phnom Penh, Kamboja – Siem Riep, Kamboja (19 – 22)

Karena saya puas dengan servis Mekong Express, jadi saya naik bis ini lagi menuju Siem Riep. Kali ini saya bisa booking tiket lewat guesthouse saya. USD 12 sudah termasuk pick-up ke stasiun bisnya. Kerennya lagi, ternyata di bis ada wifi!! Tapi entah kenapa hanya bisa online sejam setelah berangkat. Hedeh! Pas di Siem Riep ketemu mba-mba asal Guatemala, dia cerita kalau dia naik kapal ke Siem Riep. Dia bilang sih ngebosenin banget dan makan waktu lebih lama. Ke Siem Riep juga makan waktu sekitar 6 jam. Pas di Siem Riep pastikan ada yang jemput di stasiun bisnya Mekong Express, entah dari guesthouse atau dari teman. Saya musti bayar USD 4 lagi karena nggak ada yang jemput. Dan disana nggak ada yang namanya transportasi umum kayak bis atau angkot, adanya tuk-tuk ama ojek.

Siem Riep, Kamboja – Bangkok, Thailand (22 – 25)

Salah satu perjalanan teribet dah. Memang sih saya baca di internet kalau dari Siem Riep rada ribet kalau ala backpack. Harus naik van, terus pindah naik kereta, bla bla bla. Ternyata ada bus yang “direct” ke Bangkok. Lengkapnya baca di sini ya.

Bangkok, Thailand – Phuket, Thailand (26-28)

Perjalanan ke Phuket sih sebenernya nggak ribet-ribet amat, tapi jauhnya minta ampun. Tadinya saya pengen naik yang sleeper class gitu untuk kereta ke Suratthani, tapi udah abis dong, gara-gara saya belinya beberapa jam sebelum keberangkatan, jadinya saya dapat kursi yang biasa dan kelas 2 kalau nggak salah, dan ini sudah termasuk bus ke Phuket. Saya ingat saya naik kereta malam, tapi keretanya telat banget. Dari Stasiun Surat Thani saya harus nunggu lagi bisnya. Saya ingat banget, saya sampai di stasiun bis Phuket sore sekitar jam 4. Ternyata setelah ketemu teman-teman asal Indonesia disana, mereka naik bis direct dari Bangkok ke Phuket, tapi katanya ya gitu deh, sangat nggak nyaman. Kereta juga kok T.T.

Phuket, Thailand – Penang, Malaysia (29 – 31)

Salah satu perjalanan sial. Sial karena saya baru tau kalau ada bis dari Phuket ke Hat Yai (terus bisa lanjut ke Penang dari sini). Saya sudah beli tiket kereta pas di Surat Thani karena takut kehabisan kursi lagi. Tapi kalau tau ada bis langsung ke Hat Yai dari Phuket, mending saya naik bis. Ibaratnya saya harus ke atas terus kebawah lagi. Plus dari Phuket saya harus ambil bis lagi ke Surat Thani. Sial lagi kereta dari Surat Thani telat banget, sampai di Hat Yai juga telat. Nyampe di Hat Yai saya harus beli tiket kereta ke Penang. Guess what, sial ternyata keretanya udah berangkat untuk hari ini, jadi saya harus nunggu sampai besok? Untung aja tepat di seberang stasiun ada perusahaan minivan gitu yang melayani perjalanan ke Penang. It was so so so so much better! Hat Yai – Penang = THB 300.

Penang, Malaysia – Kuala Lumpur, Malaysia (31 Januari – 3 Februari)

This one was so easy. Tinggal pergi aja ke salah satu stasiun bis, terus beli deh tiketnya. Langsung capcus. Bis yang saya naikin seru banget! Ada gamenya udah kayak di pesawat!

Di Malaysia sebenernya saya juga sempat ke Melaka ama Genting Highlands. Waktu itu host saya dari couchsurfing baik banget sampai di anterin kemana-kemana naik mobil. Melaka is really recommended!
Photo 13. 1. 31. 오전 10 59 16

Kuala Lumpur, Malaysia – Balikpapan, Indonesia

Journey ended in Kuala Lumpur!

_lucky77_

Iklan

3 pemikiran pada “Rute Perjalanan Asia Tenggara

Tulis balasan kamu ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s