Singgah di Pisa, Firenze (Florence), dan Venizia (Venice)

Tadinya sih dari Roma mau terbang ke Barcelona langsung. Tapi setelah tergoda ama menara Pisa dan kota Venice, saya mulai obok-obok jadwal ama cari-cari tiket murah. Yup, setelah cek-cek sana-sini, dapatlah tiket murah dari Venice ke Girona (sekitar satu jam setengah dari Barcelona) seharga EUR 30,99. Selanjutnya tinggal cari tiket kereta dari Roma ke Pisa, Firenze dan Venice.

Buat nyari tiket kereta saya pakai website Trenitalia. Pertama saya harus cari jalan ke Pisa. Banyak saya baca kalau mau ke Pisa harus singgah ke Firenze dulu baru nyambung ke Pisa. Kereta dari Firenze ke Pisa ini sering banget, mungkin setiap 30 menit. Beruntungnya, saya ketemu kereta yang langsung ke Pisa dengan harga dan waktu yang OK juga: EUR 19. Karena waktu yang dikit banget, saya atur perjalanan saya seperti ini:
Dari Roma Termini ke Pisa Centrale ambil kereta pagi jam 9.40 nyampe jam 12.49 siang. Kemudian saya ketemu tiket kereta malam dari Firenze Campo di Marte ke Venezia S. Lucia berangkat jam 1.47 pagi (telat beberapa puluh menit) nyampe jam 5.20 pagi (nyampenya telat juga pastinya) dengan harga EUR 19. Dari Pisa Centrale cuman ada kereta ke Firenze Santa Maria Novella, jadi harus pindah ke Firenze Campo di Marte.

PISA

Kereta dari Roma Termini ke Pisa ini (jenis Intercity 510) nyaman banget tempatnya. Jadi satu ruangan gitu isi kursinya 6 dengan format 3-3 saling ngadap. Perjalanan makan waktu selama 3 jam, pemandangannya lumayan sih. Waktu sampai di Pisa Centrale saya rada bingung harus kemana. Peta harus beli di kios-kios gitu, tapi saya mah ogah soalnya saya cuman mau ke menara Pisa. Tadinya sih mau jalan kaki aja dari stasiun, tapi pas nanya orang ternyata jauh juga ya. Untung aja tuh orang nunjukin bus yang harus saya ambil. Busnya adalah LAM Rossa (RED), musti beli karcisnya dulu harganya EUR 1,1 di kios gitu.

Setelah 10 menit kemudian, sampelah di menara miring Pisa yang terkenal itu. Nah, menara ini sebenarnya adalah salah satu bangunan di Piazza dei Miracoli. Ada juga beberapa bangunan lain di square ini. Layaknya seorang turis ya, nggak afdol kalau nggak bergaya dengan menara Pisa. Tapi saya sendirian *nangis di pojokan*. Untung aja ketemu sama pasangan Jepang yang dengan senang hati (dan penuh kesabaran) buat motoin saya. Nggak cuman motoin *cklak* terus beres gitu lho, tapi beneran di ambil dari angle terbaik lah pokoknya, walaupun hasilnya ya … Nggak cuman menara Pisanya lho yang menarik, tapi gaya-gaya turis yang berlomba-lomba buat pose terbaik, teraneh, dan terkreatif juga jadi salah satu atraksi di tempat ini.20130712_140030 20130712_135448

Setelah puas moto-moto, beli gantungan kunci (wajib) dan mandangin menara Pisa, saya balik ke Pisa Centrale buat pergi ke Firenze!

FIRENZE (FLORENCE)

Perjalanan ke Firenze Santa Maria Novella dari Pisa Centrale makan waktu 1 jam. Banyak kok kereta yang berangkat kesana dari Pisa Centrale makanya saya nggak pesan online. Tips penting: harus validasi tiket kamu di mesin validasi sebelum naik kereta. Saya duduk sama 3 orang bule keknya sih asal Kanada dan salah satu dari mereka kena denda EUR 5 karena nggak validasi tiketnya.

Duh, di Florence ini saya harus kemana? Sebenarnya tujuan utama saya cuman Pisa ama Venice, tapi karena harus lewat Florence dan saya masih punya waktu sampai tengah malam jadi saya mutar-mutar nggak jelas di Florence. Yang jelas disini banyak patung telanjang, hahah. Ada juga semacam jalan (jembatan) di atas sungai Arno dan ini adalah semacam jembatan shopping street gitu. Yang lainnya, nggak tau dah saya mah asal foto-foto aja. Maaf ya T.T.
20130712_181805 20130712_182456 20130712_182704

Firenze Campo di Marte: SEPI! Stasiun ini adalah yang kedua terbesar setelah Santa Maria Novella. Mungkin kereta saya adalah kereta tengah malam jadi sepi nggak ada orang. Plus, kereta yang telat jadi saya udah takut aja T.T.

VENEZIA (VENICE)

Egh, kereta malam ke Venice ini rada memprihatinkan. Bukan karena fasilitas sih, tapi roommate saya semuanya cewek dan tidurnya nggak karuan posisinya. Sepanjang jalan saya coba tidur, tapi nggak bisa. Nggak nyaman!

Pagi-pagi buta masih sepi banget, jadi saya putusin untuk istirahat bentar di stasiun sambil liat-liat tour yang ada. Menarik sih, cuman saya lebih milih beli peta dan jalan kaki mutar-mutar kota.

Tempat pertama yang saya kunjungi adalah kantor tempat jual tiket dari Venice ke Treviso Airport. Saya punya waktu sampai sore hari. Dengan peta seharga EUR 3 saya mulai cari tempat-tempat menarik. Mata saya langsung ngeliat sebuat square besar bernama Piazza San Marco dan saya buatlah jalur perjalanan dari bus terminal ke Piazza San Marco.
SAM_3599 SAM_3648 SAM_3617 SAM_3628

Perjalanan melalui lorong-lorong sempit dan jembatan mungil di atas kanal sempit. Rumah-rumahnya juga khas banget. Terus kebetulan lagi ada biannele disini jadi sekalian liat-liat. Sorenya, saya balik ke bus terminal untuk terbang ke Barcelona.

_lucky77_

Iklan

Satu pemikiran pada “Singgah di Pisa, Firenze (Florence), dan Venizia (Venice)

  1. hallo seneng liat blognya,

    saya dan istri dan 2 teman mau ke rome,florance and venice nih rencananya. mau tanya donk kalo saya ambil kereta yang murah (regionale veloce) itu dari roma termini menuju firenze seharga 85euro untuk 4 orang apakah sebaiknya saya menginap di florence atau di venice saja ya?? karena kalo saya berangkat pagi saya yakin pisa dan florance akan selesai di kunjungi dalam waktu 6-7 jam. mohon sarannya donk kalo boleh. thanks

Tulis balasan kamu ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s