Merhaba Istanbul!

SAM_2926
Kurang unik apa sih Istanbul ini. Sebagian dari kota ini masuk ke dalam benua Eropa dan sebagian lagi masuk ke dalam Benua Asia dipisahkan oleh sungai Bosphorus. Mayoritas tempat wisata berada di bagian Eropa, sedangkan bagian Asia kota ini merupakan wawasan pemukiman. Selama saya berada di Istanbul, saya tinggal di bagian Asia sehingga tiap hari harus menyebrang sungai Bosphorus dari pelabuhan Kadıkoy ke pelabuhan Eminonu. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 20 menit, tapi pemandangan dari ferry sangat priceless. Saya bisa melihat mesjid-mesjid dengan kubah besar dan menara tinggi ciri khas mesjid di Turki.
SAM_2919
Dari pelabuhan Eminonu sudah dapat berkunjung ke Jembatan Galata. Jembatan Galata inilah yang menghubungkan bagian Eropa dan Asia kota Istanbul di atas teluk kecil bagian dari Bosphorus bernama Golden Horn. Di bawah jembatan ini berderet toko-toko, kafe, dan restoran.

Tidak jauh dari Jembatan Galata bisa diliat dengan jelas sebuah mesjid bernama New Mosque. Sebagaimana seharusnya, untuk masuk ke dalam tempat suci ini diharuskan untuk berpakaian sopan dan melepas alas kaki. Padahal ini baru awal dari “exploring” saya di Istanbul, tapi saya sudah takjub sama mesjid yand satu ini. Suasananya sangat damai dalam keramaian pengunjung. Tepat di belakang mesjid ini terdapat Spice Bazaar. Walaupun namanya Spice Bazaar (Pasar Bumbu), tapi yang di jual bukan hanya bumbu-bumbu. Disini juga di jual aneka makanan ringan khas Turki dan cindera mata. Menurut saya pribadi, harga cendera mata disini lebih murah dibandingkan dengan harga di Grand Bazaar, pasar lain yang juga sangat terkenal. Jangan heran kalau ada beberapa penjual yang bisa berbahasa Indonesia atau Malaysia!
SAM_2938 SAM_2995Tempat wisata utama Istanbul yakni Hagia Sophia dan Blue Mosque terletak sekitar 3 atau 4 stop dari pelabuhan Eminonu kalau naik tram. Kalau saya sih, memilih untuk jalan kaki. Selain bisa melihat-lihat sekitar, juga bisa hemat. Hagia Sophia dan Blue Mosque ini letaknya saling hadap-hadapan. Hagia Sophia ini dulunya adalah sebuah gereja yang kemudian dirubah menjadi mesjid dan sekarang dibuat musium. Di dalam Hagia Sophia ini sangat kental elemen Islamnya walaupun di beberapa sudut dan tempat masih terdapat ornamen atau lukisan ciri khas Kristen. Menurut saya, harga tiket masuk Hagia Sophia sedikit overpriced. Dari Hagia Sophia pastinya harus mengunjungi Blue Mosque atau yang juga di kenal dengan Mesjid Sultan Ahmed. Mesjid ini sangat besar, terasnya luas dan interiornya sangat indah. Kenapa disebut Blue Mosque (Mesjid Biru)? Karena ubin-ubin yang menghiasi interior mesjid ini berwarna biru.
SAM_3109
SAM_3108Turun sedikit dari Hagia Sophia terdapat Basilica Cistern yang merupakan tempat untuk menampung air yang dibuat bertahun-tahun yang lalu. Tempat ini letaknya di bawah level tanah. Isinya tiang-tiang atau pilar-pilar yang di hiasi warna merah tua yang memberi kesan mistis. Tempat ini sangat baik di kunjungi kalau lagi musim panas, soalnya sejuk. Dalam wadah air ini terdapat dua patung kepala Medusa yang keberadaannya sendiri tidak diketahui asal-usulnya.
SAM_3083Grand Bazaar, pasar terkenal di Istanbul letaknya dua pemberhentian kalau naik tram dari stasiun Sultanahmet dekat Blue Mosque. Pasar ini sangat besar dan isinya macam-macam. Barang-barang unik, karpet khas Turki, shisha, cendera mata, dan lainnya. Karena memang banyak turis disini, harga yang di patok oleh penjual pun sangat tinggi. Jadi jangan takut buat ngotot-ngototan tawar-menawar.

Perlu waktu banyak untuk menulusuri sebuah istana di Istanbul bernama Topkapi. Letaknya juga satu area dengan Hagia Sophia dan Blue Mosque. Yang namanya istana, pasti dulunya di diami oleh raja-raja, kalau di Turki disebut sultan. Banyak terdapat bangunan-bangunan kecil dan taman-taman. Turis-turispun ramai ngantri buat melihat koleksi-koleksi peninggalan di musium di dalam istana ini. Dari balkoni istana ini bisa di liat pemandangan kota Istanbul yang indah.
SAM_3037
SAM_3063Sedikit jauh dari tempat-tempat tadi, saya pergi ke Taksim yang katanya adalah tempat hangout buat anak-anak muda di Istanbul. Istiklal Street atau Jalan Istiklal, inilah jalan terkenal di Taksim yang berisi dengan toko-toko baju branded, restoran, kafe, bahkan di suatu lorong terdapat tempat prostitusi.

Selain dari ini semua, masih banyak tempat menarik lain walaupun bukan merupakan tempat turis. Salah satunya di daerah Kadikoy terdapat banyak restoran dan toko kopi yang juga menyediakan shisha. Tempat lain yang sedikit elit adalah Bagdat Street atau Jalan Bagdat di bagian Asia Istanbul. Tempat ini terdapat banyak bar, kafe, dan restoran mahal. Terdapat juga sebuah taman dengan pemandangan laut.
SAM_3106
SAM_3069
SAM_2976
SAM_2960
Photo 13. 7. 5. 오후 1 02 34
20130704_17084720130704_19103420130705_135803SAM_2985SAM_3080

Ayo ke Istanbul!

_lucky77_

Iklan

2 pemikiran pada “Merhaba Istanbul!

  1. tiba-tiba inget tulisan di blog ini setelah baca novel tentang istanbul. makasih buat foto-foto di atas yang udah memuaskan imajinasi saya tentang hagia sophia, blue mosque juga museum topkapi. berharap bisa menjejak tanah yang sama.

Tulis balasan kamu ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s